Filed under poem by andonesy | 0 comments
ku temukan wajahmu di antara amburadulnya bumi
dan hempasan panasnya langit.
diantara manusia-manusia yang suka mengaduh dan tersiksa,
di sepinya mall atau sebuah pasar malam.
kau peluk lutut yang penuh darah dan bekas luka yang belum kering!
tapi kulihat wajahmu tak seperti terluka,
tetapi lebih terlihat menikmati!!
entah terpaksa atau memang itulah kenikmatanmu!!
kini kau pergi lagi bersama sayap lusuh yang berhari-hari tak kau cuci!!
bau busuknya melebihi bangkai 7 hari!!
inilah indahnya luka!!
tak seorang mampu menikmatinya seperti hidangan tersuka yang kau rindu!!
luka itu akan dapat menyelamatkanmu dari amukan neraka!!
jika peluhmu akan berkucuran sepertinya niagara tak setanding!!
kulihat kebijaksanaan yang terpancar dari wajahmu
mirip dengan gandhi.
dan cahaya yang menyulam tubuhmu melebihi mentari terhangat yang pernah memelukku!!
aku ingin menikmati luka ini seperti kamu selalu merindunya!!!
luka…luka…dan luka…
sekali lagi seperti hidangan surga yang ternikmat!!!
Filed under poem by andonesy | 0 comments
aku sendiri…
sendirian!
dimadu sepi dan ditelantarkan hiruk pikuk.
yaaahhh…
indah sekali,
tenang ada perasaan yang menyeka!
kenangan dan impian
bersanding di pelaminan!
waaah..
pestanya meriah!
tanpa perasaan yang terpeduli!!
aku ingin selamanya seperti ini!!
sendiri dan sepi,
biarkan nggak ada yang lagi mengenalku!
sabagai teman atau sahabat!!
seperti angin yang sebentar menyapa.
mengusap peluh yang dari tadi menetes!
malam ini adalah surgaKU!
semua orang terlalu terlelap dalam khayal dan mimpi.
sedang aku terus menyiapkan kisah untuk esok hari.
kisah yang kuharapkan berbeda dari sebelumnya!!
entah lebih menarik atau membosankan!!
tapi aku tidak peduli lagi,
karena untuk apa?
yaaah beginilah hidup,
tapi aku tidak ingin menyesalinya..
ini adalah anugerah..
yang paling terindah.
terimakasih rasa dan resah..
biarkan esok terus berpijar mentari yang sudah tua atau langit yang semakin membusuk!!!
aku pikir
NGGAK ADA YANG PANTAS DIBANGGAKAN DALAM KEHIDUPAN INI!!
Filed under poem by andonesy | 1 comment
lihatlah betapa kalangkabut hatiku,
ketika bayangmu berkelebat..
bagai badai gempa melanda.
amburadul semua…
dan butuh waktu beberapa menit tuk kembalinya..
aku juga belum menyadari keindahan apa yang menghujam tubuhmu,
hingga keelokkannya tak mampu kuresapi..
kini waktu telah mengintimidasiku..
hanya sejenak menyatakan apa yang memperih di otak dan hatiku.
yaitu aku ingin mencintamu saja!
walau kau tak pernah mempedulikanku
kurasa itu tidak penting bagiku!
karna cinta tak butuh balas budi!
hanya melindungi walau api membakar tubuhnya (more…)
Filed under poem by andonesy | 0 comments
Sepi ini terus mengusut penatku,
untuk jujur mengatakan “aku merindukanmu!”.
Dan sempurnalah kisah cinta.
Kaulah badai yang mampu memporak-porandakan
Istana hatiku,
saat rindu tak mampu lagi kubendung
“Merindumu bukan salah kan?”
Menghitung bintang dan meteor dalam semalam,
membuatku melupakanmu sejenak,
“Tapi mungkinkah aku ulanginya keesokannya?”
Kini mendung telah mengurung keluarga langit dalam selimut hitam pekat,
Ku tahu kau tidak di dalamnya, kau masih di dalam hatiku! (more…)